| Trumpeter 1/35 SA-2 Guideline on Launcher |
SA-2 Guideline
Pada akhir WWII,
pesawat bomber dan recce didisain untuk terbang sangat tinggi agar aman dari
incaran fighter lawan. Fighter memang punya performa tinggi, tapi untuk
mencapai ketinggian jelajah bomber dan recce bukan perkara yang mudah. Fighter
tidak bisa langsung mengarahkan hidung pesawat vertikal ke atas. Kalaupun mesin
fighter cukup kuat, bahan bakar bisa keburu habis duluan. Fighter perlu naik
dengan sudut yang sedikit landai, memanfaatkan daya angkat sayap untuk membantu
dorongan mesin. Akibatnya proses penyergapan harus direncanakan dari jarak jauh
dan lebih mudah diprediksi. Sudah sampai di ketinggian pun masalah belum usai.
Di ketinggian ini udara sangat tipis, sehingga performa mesin dan aerodinamika
fighter merosot drastis. Kelincahan fighter pun menghilang di ketinggian ini. Bomber
dan recce memang lamban, tapi fighter lebih lamban lagi. Bomber dan recce bisa
dengan aman menyusupi daerah pertahanan.