Review Hasegawa 1/72 Sea Harrier

Hasegawa 1/72 Sea Harrier

Know your self,
Know your enemy,
A Thousand battles,
A Thousand victory.
Sun Tzu.

Perang Falklands menjadi ajang pertarungan Sea Harrier versus Mirage III dan A-4 Skyhawk. Mirage III adalah supersonic fighter yang sudah terbukti kesaktiannya di tangan israel sewaktu melawan negara-negara Arab. Sementara Skyhawk sejatimya pesawat serang darat. Tapi pesawat luar biasa rancangan Ed Heinemann ini sangat lincah sehingga dipilih menjadi tunggangan para instruktur Top Gun untuk melatih pilot Tomcat sampai ke batas maksimum. Kedua fighter kelas wahid ini akan berhadapan dengan sedikit Sea Harrier yang dibawa oleh 2 kapal induk kecil Royal Navy plus sebuah kapal kontainer yang dimodifikasi. Sea Harrier sendiri adalah fighter dengan kemampuan lepas landas vertikal. Kemampuan VTOL tentu saja harus dibayar dengan reduksi performa, seperti kecepatan subsonic dan kemampuan gotong senjata terbatas. Diatas kertas prospeknya terlihat suram bagi Inggris. Diprediksi akan banyak Sea Harrier yang tertembak jatuh. Tapi sejarah membuktikan sebaliknya. Tidak hanya berhasil menembak jatuh beberapa fighter Argentina, tidak ada satupun Sea Harrier tertembak jatuh dalam dogfight. Iya tidak salah, beberapa Sea Harrier jatuh karena kecelakaan atau tembakan dari darat, tapi tidak satupun Sea Harrier ditembak jatuh pesawat Argentina. Apa sebenarnya kunci kesuksesan Sea Harrier Inggris di Falkland?

Kunci pertama adalah know your self. Pilot Sea Harrier tentu saja menyadari keterbatasan pesawat mereka. Tapi Sea Harrier juga memiliki beberapa kelebihan yang bisa dioptimalkan. Sea Harrier atau akrab disebut Shar memang tidak bisa menembus kecepatan suara. Tapi dengan sentuhan yang tepat fighter ini sangat lincah di kecepatan rendah, dan bisa ditingkatkan lagi dengan thrust vectoring. Pilot Shar memiliki situational awareness bagus dalam pertempuran jarak dekat berkat posisi kokpit yang agak tinggi dan bubble canopy. Radar Blue Fox bawaan Shar dan koordinasi yang bagus dengan radar kapal Royal NAVY juga meningkatkan situational awareness pada jarak jauh.

Sea Harrier memang tidak bisa membawa banyak persenjataan. Hanya tersedia kanon dibawah fuselage dan 4 pylon dibawah sayap. Dua pylon umumnya diisi drop tank untuk memperpanjang durasi patroli, sehingga hanya tersisa dua untuk persenjataan. Rudal berpemandu radar seperti Sparrow atau Skyflash tidak dipilih untuk melengkapi Shar. Bisa jadi karena terlalu berat atau keterbatasan sensor dan kecepatan Shar untuk pertempuran BVR yang efektif. Sebagai gantinya Shar dilengkapi rudal jarak dekat terbaik pada masa itu: AIM-9L Sidewinder. Rudal IR pada masa itu umumnya hanya bisa mendeteksi perbedaan suhu exhaust, sehingga pilot harus ber-manuver keras untuk mengincar ekor lawan. AIM-9L mampu mendeteksi perbedaan suhu fuselage, sehingga bisa ditembakkan ke semua sisi. Pilot Sea Harrier Royal Navy berlatih keras untuk mengenal semua karakteristik AIM-9L, memahami parameter peluncuran ideal, dan segala keterbatasan rudal ini. Hasilnya adalah persentase perkenaan rudal yang sangat tinggi di pertempuran sebenarnya.

Kunci kesuksekan kedua adalah know your enemy. Mirage III dan Skyhawk diproduksi Prancis dan Amerika, dua sekutu Inggris. Pilot Shar banyak berlatih dengan mereka sehingga mengetahui karakteristik kedua fighter tersebut, menemukan cara mengatasi kelebihan mereka dan mengeksploitasi kekurangannya.

Hasegawa 1/72 Sea Harrier.
Hasegawa 1/72 Sea Harrier fuselage

Hasegawa 1/72 Sea Harrier adalah kit yang sederhana tapi menyimpan potensi besar. Seperti kit fighter 1/72 Hasegawa kotak kecil lainnya, semua sprue disatukan dalam sebuah kantong plastik di dalam box. Cara ini memang tidak se-aman individual packaging pada kit yang lebih modern. Tapi untungnya Hasegawa menggunakan styrene keras untuk meminimalisasi resiko kerusakan. Jika dilihat lebih dekat, panel line recessed kit ini sangat cocok untuk skala 1/72, tajam dan konsisten. Parts juga dicetak rapi tanpa cacat yang terlihat.
Hasegawa 1/72 Sea Harrier front fuselage, cockpit, and AIM-9L

Kelemahan kit Hasegawa kotak kecil ada di kokpitnya, kit ini juga termasuk. Kokpit didisain sangat sederhana dengan ejection seat dicetak menyatu dengan cockpit tub. Hasegawa berniat menutupi kekurangan detail ejection seat tadi dengan pilot figure yang dicetak cukup bagus. Instrument dan side panel direpresentasikan dengan decal yang terlihat cukup bagus di skala 1/72. Canopy dicetak dengan styrene tipis dan jernih lengkap dengan detonation cord. Canopy dicetak terpisah dari windshield untuk meungkinkan pemasangan canopy terbuka. Posisi bukaan canopy ditunjukkan cukup jelas di instruction sheet. Hasegawa juga menyediakan boarding ladder yang cukup bagus untuk membatu pembuatan diorama. Tidak lupa HUD juga disediakan dalam bentuk clear part.    
Hasegawa 1/72 Sea Harrier wing 

Nose gear dan outrigger dicetak menyatu dengan ban. Metode seperti ini memang menghasilkan struktur yang lebih kuat, tapi modeler harus lebih hati-hati dalam pengecatan. Walau dicetak menyatu, detilnya sudah cukup bagus. Modeler senior mungkin akan tertantang untuk “mengoperasi” area ini. Opsi bagus lainnya adalah airbrake yang bisa dipasang dalam posisi terbuka.
Hasegawa 1/72 Sea Harrier sea eagle

Biasanya Hasegawa cukup pelit dalam menyediakan rudal untuk kit fighter, kit ini bukan salah satunya. Hasegawa cukup royal menyediakan beberapa opsi load out untuk beragam misi Sea Harrier. Untuk misi fighter tersedia load out lengkap berupa Aden gun pod, sepasang drop tank, dan juga rudal legendaris perang Falkland: AIM-9L Sidewinder. Untuk misi strike tersedia sepasang rudal Sea Eagle untuk dipasang di inner wing pylon menggantikan posisi drop tank. Sea Eagle mungkin cukup jarang dibawa Sea Harrier aslinya, tapi beberapa modeler mungkin tergoda untuk memasang rudal ini mengingat detailnya yang cukup bagus. Hasegawa bahkan menyediakan opsi untuk mengganti Aden gun pod dengan sepasang strake dan bom 1000 lbs di centerline. 

Opsi marking yang disediakan pada kit ini juga sangat memuaskan. Tersedia dua opsi untuk membuat Sea Harrier di masa damai dengan sisi bawah berwarna putih. Selain itu juga disediakan dua opsi Sea Harrier yang bertugas di HMS Hermes dan HMS Illustrious pada perang Falkland di dengan color scheme overall extra dark sea grey.

Overall, kit ini boleh terlihat sederhana, dengan kokpit yang minim. Tapi surface detail, opsi load out, dan pilihan decal yang tersedia ternyata sangat memuaskan. Modeler pemula bisa membuat model Shar out of the box yang bagus. Semantara modeler yang lebih senior mungkin akan tertantang untuk membedah landing gear dan menambah beberapa detail pada kit ini.


Silahkan kunjungi toko kami www.rumahmokit.com untuk memiliki kit ini dengan mudah, terimakasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar